Kepesantrenan
Pengembangan Potensi Diri
Tinggal di pesantren membuat saya berada di tengah teman-teman yang sama-sama memahami nilai-nilai agama sehingga saling mengingatkan dalam kebaikan. Suasananya lebih terjaga dan jauh dari pergaulan bebas. Interaksi sehari-hari dengan teman-teman yang salihah memperkuat nilai kesabaran, sopan santun, tolong-menolong, dan rasa hormat. Pesantren bukan hanya tempat tinggal, tapi ruang untuk membentuk karakter. serta memiliki teman yang seperjuangan yang mendukung spiritual dan akademik.
Salma Halimatus Sa’diyyah
Purworejo · PAI, UII 2022
Tinggal di pesantren membuat waktu saya lebih tertata. Rutinitas harian seperti jamaah, ngaji, dan belajar mandiri justru membantu saya membagi waktu antara kuliah dan urusan pribadi dengan lebih baik. Dan selama tinggal di pesantren, saya beberapa kali mendapat arahan dan motivasi dari pengasuh, terutama saat menyusun skripsi. Nasihat dan dorongan beliau sangat membantu menjaga semangat saat menghadapi masa-masa berat kuliah.
Wahyu Dwi Astuti
Purworejo · PAI, UII 2022
Di Pondok saya belajar banyak hal terutama pembinaan akhlak dan bagaimana kita di bimbing untuk melaksanaan sholat berjama’ah. Kami selalu di ingatkan dan diajak oleh Ibu Nyai untuk melaksanakan sholat berjama’ah. Akhlak yang baik saya miliki perlahan lahan sehingga bisa menghilangkan kebiasaan yang kurang baik. Melalui perantara pondok mulailah terbentuk akhlak akhlak yang baik sehingga menjadi bekal saya di kemudian hari untuk selalu mengamalkan hal hal baik, contohnya dengan saling tolong menolong, gotong royong dalam melaksanakan kebersihan, saling berbagi.
Ismah Ma’rifatul ‘Aliyah
Cilacap · PAI, UII 2015
Tinggal di pesantren memberikan rasa aman dan ketenangan yang sulit ditemukan di tempat lain. Suasana yang penuh kehangatan, perhatian pengasuh, serta kebersamaan para santri membuat pesantren terasa seperti rumah kedua. Setiap hari ada saja sikap saling menjaga, saling mengingatkan, dan saling membantu. Ketika ada masalah atau sedang berada di masa sulit, lingkungan pesantren selalu hadir sebagai tempat pulang yang memberi keteduhan dan dukungan moral. Perasaan aman dan terjaga inilah yang membuat saya semakin mantap bertahan di pesantren hingga selesai masa studi.
Siti Jahra Nursypa
Sukabumi · PAI, UII 2022
Saya merasa bahwa untuk mencapai Impian yang tinggi juga membutuhkan ibadah yang tinggi. Dengan pembiasaan jamaah shalat subuh yang dilanjutkan dengan mendoakan orang tua, dengan doa pendukung lainnya dan dilanjutkan dengan pemberian amanah dan motivasi pagi selesai jamaah subuh dari pengasuh yang membuat saya mendapatkan ilmu baru di setiap hari nya.
Nurul Fitria
Bogor · Ilkom, UII 2022
Pesantren ini tidak hanya mengajarkan kitab fiqh ataupun tafsir. Melainkan memberikan motivasi kepada santri untuk memilih kehidupan setelah lulus dengan memberikan arahan. Pengalaman dari saya sendiri untuk melanjutkan S2 selain dukungan dari orangtua juga motivasi pengasuh sehingga saya siap dan minat untuk lanjut di S2. Singkatnya, pesantren memberikan bimbingan melalui kajian atau motivasi pagi yang dari pengasuh yang selalu menekankan pentingnya berhusnudzon kepada takdir Allah.
Zahra Aura Nisya
Tegal · PAI, UII 2022
Kajian kitab, halaqah, mentoring intensif yang membuat saya makin memahami dan menambah ilmu baru tentunya yang sebelumnya memang belum saya dapatkan. Dalam kegiatan mengaji ini benar-benar diberikan ilmu yang sangat bermanfaat dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari mulai hal yang kecil dasar dan simple yang ternayta belum sebenar-benarnya diketahui dan saya lakukan dalam kehidupan sehari-hari saya. Ibu Sri selalu memberikan ilmu yang benar-benar dari dasar dan diberikan juga dengan references dan ilmu keagamaan.
Rui Mulyandani
Semarang · Pend. Bahasa Inggris, UII 2021
Pondok pesantren Al-hidayah tidak hanya fokus pada pembinaan spiritual dan akademik, tetapi juga mendorong pengembangan keterampilan dakwah, kepemimpinan, dan organisasi melalui berbagai program dan pengalaman nyata. Santri diajarkan untuk aktif berpartisipasi, memimpin, dan berkolaborasi sejak dini. Beberapa bentuk dukungan dan partisipasi santri antara lain: pengurus pesantren, mengikuti latihan muhadharah / public speaking, memperkuat kemampuan komunikasi dan penyampaian dakwah, terlibat dalam program pengabdian masyarakat atau kolaborasi di kampus/universitas, atau kegiatan sosial kemasyarakatan.
Vita Lastriana Candrawati
Nganjuk · PAI, UII 2016













